Contoh Surat Permohonan Talak kepada Isteri yang pergi entah kemana?

Dalam banyak kasus, tidak hanya suami saja yang tiba-tiba pergi dari rumah tanpa pamit dan tidak pernah kembali lagi. Bagi suami yang bersabar menunggu kedatangan isteri tersebut sambil terus berusaha dan berdoa tentu itu lebih baik.

Namun bagi para suami yang sudah tidak sabar lagi menunggu kedatangan isteri dan ingin menceraikannya di Pengadilan Agama, berikut contoh surat permohonan cerai semoga bermanfaat… (jika mendatangkan manfaat sebarkan ke rekan-rekan..)

H a l :  Cerai Talak Ghoib                                        Bantul,  …………………………………2013

 

 

 

Kepada

Yth. Ketua Pengadilan Agama Bantul

Di     Bantul

 

 

 

Assalamu’alaikum wr. Wb

Dengan hormat, perkenankan saya yang bertanda tangan dibawah ini :

……………………………………….. Bin ……………………., umur …. tahun, agama Islam, pekerjaan ……………., pendidikan …………., bertempat tinggal di ………………………….., Desa/Kelurahan ……………., Kecamatan …………………, Kabupaten ……………….., Selanjutnya disebut sebagai “Pemohon” ;

Mengajukan cerai talak terhadap :

…………………………………………. Binti ……………………, umur …. tahun, agama Islam, pekerjaan ……………., pendidikan …………., terakhir bertempat tinggal di ………………………….., Desa/Kelurahan ……………., Kecamatan …………………, Kabupaten ……………….., sekarang tidak diketahui alamatnya dengan jelas dan pasti baik didalam maupun diluar Wilayah Republik Indonesia Selanjutnya disebut sebagai “Termohon” ;

Adapun alasan / dalil – dalil permohonan Pemohon  sebagai berikut :

  1. Bahwa Pemohon dan Termohon adalah suami istri yang menikah pada tanggal ………………… dihadapan Pegawai Pencatat Nikah pada Kantor Urusan Agama Kecamatan ………………, Kabupaten ………………….., sebagaimana tercantum dalam Kutipan / Duplikat  Kutipan Akta Nikah Nomor.  ……………………………… tanggal ……………………;
  2. Bahwa selama pernikahan tersebut, Pemohon dan Termohon telah / belum berhubungan sebagaimana layaknya  suami isteri (Ba’da / Qobla Dukhul), dan telah / belum  dikaruniai  anak :
    1. ……………………………………………., lahir tanggal ………………………………;
    2. ……………………………………………., lahir tanggal ………………………………;
  3. Bahwa  setelah menikah tersebut, Pemohon dan Termohon bertempat tinggal di ………………………. selama ……..  tahun ……. bulan, kemudian pada bulan………….tahun……….Pemohon dan Termohon pindah kerumah………….dengan alamat…………selama……….,kemudian Pemohon dan Termohon pada bulan……..tahun…….pisah rumah karena Pemohon/ Termohon pergi dari rumah kediaman bersama dan pulang ke rumah orang tua Pemohon/ Termohon dengan alamat…………………….hingga sekarang telah berlangsung selama…..tahun…….bulan.
  4. Bahwa awal pernikahan rumah tangga  Pemohon dan Termohon tentram, harmonis dan bahagia, hal itu berlangsung selama …… tahun ….. bulan, namun sejak ……………………………………………., rumah tangga Pemohon dan Termohon mulai goyah, sering terjadi perselisihan dan pertengkaran,     ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..-          ……………………………………………………………………………………………….
  5. Bahwa puncak keretakan rumah tangga antara Pemohon dan Termohon terjadi pada bulan ……………..yakni Pemohon/ Termohon meninggalkan rumah kediaman bersama dan pulang kerumah orang tua Pemohon/ Termohon yang hingga sekarang telah berlangsung selama……….tahun…..bulan, dan selama itu sudah tidak ada lagi hubungan lahir dan batin dan Termohon tidak pernah kirim kabar serta tidak diketahui alamatnya yang jelas dan pasti baik didalam maupun diluar wilayah Republik Indonesia;
  6. Bahwa Pemohon sudah berusaha mempertahankan keutuhan rumah tangga ini dengan bersabar dan selalu menasehati Termohon, akan tetapi tidak berhasil;
  7. Bahwa pihak keluarga / orang tua kedua belah pihak juga telah berupaya merukunkan, akan tetapi tidak berhasil;
  8. Bahwa tujuan perkawinan antara Pemohon dengan Termohon yaitu keluarga sakinah, mawaddah warohmah sudah tidak dapat diharapkan lagi, sebaliknya yang terjadi adalah penderitaan dan kesengsaraan lahir dan batin;
  9. Pemohon sanggup membayar semua biaya yang timbul akibat perkara ini;

 

Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut diatas, Pemohon mohon kepada Ketua Pengadilan Agama Bantul untuk berkenan  menerima dan mengabulkan permohonan Pemohon dengan menjatuhkan putusan sebagai berikut :

I.    PRIMAIR :

  1. Mengabulkan Permohonan Pemohon ;
  2. Memberi ijin kepada Pemohon  (………………………………….. Bin …………………….) untuk mengikrarkan talak satu raj’i terhadap Termohon  (……………………………….. Binti …………………………) dihadapan sidang Pengadilan Agama Bantul;
  3. Membebankan biaya perkara menurut hukum;

II.    SUBSIDAIR :

-                 Mohon putusan yang seadil-adilnya;

 

Demikian atas terkabulnya permohonan ini, Pemohon menyampaikan terima kasih.

Wassalamu’alaikum wr wb. 

Hormat Pemohon,

 

…………………Bin……………………

Bookmark the permalink.

Fatal error: Uncaught Exception: 190: Error validating application. Application has been deleted. thrown in /home/u250564084/public_html/wp-content/plugins/seo-facebook-comments/facebook/base_facebook.php on line 1273